Kota Sorong – Dalam menghadapi tantangan kehidupan modern, membangun keluarga harmonis menjadi kebutuhan utama. Elton Yulianus Laratmase, Penyuluh Agama Kristen Kemenag Kota Sorong, menekankan bahwa kunci keluarga harmonis bukan sekadar cinta, tetapi kasih.
Menurut Elton, cinta sering muncul karena ketertarikan atau kekaguman sesaat, namun kasih adalah tindakan nyata yang melayani, memberi, dan berkorban. “Orang yang mencintai belum tentu mengasihi, tetapi orang yang mengasihi pasti mampu mencintai secara tulus,” jelasnya.
Kasih memiliki kuasa untuk mengikat, mempersatukan, dan menyempurnakan keluarga. Dalam Kolose 3:14 disebutkan bahwa kasih adalah pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan. Elton menambahkan, tanpa kasih, segala pengorbanan dalam keluarga menjadi sia-sia, sebagaimana ditegaskan dalam I Korintus 13:3.
Untuk membangun keluarga harmonis, Elton menekankan tiga langkah penting:
- Pastikan setiap anggota keluarga telah menerima kasih dari Allah.
- Bangun keluarga di atas Firman Tuhan agar kokoh menghadapi tantangan kehidupan.
- Praktikkan pengampunan yang tulus untuk mencegah konflik dan kebencian.
Elton juga mengingatkan bahwa kasih bukan sekadar perasaan, tetapi tindakan yang dapat dirasakan oleh setiap anggota keluarga. Kasih akan membawa kedamaian, keharmonisan, dan kebahagiaan dalam rumah tangga.
“Sampai masa tuamu Aku tetap Dia, dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus; Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu.” (Yesaya 46:4)
Dalam praktiknya, setiap keluarga diharapkan merenungkan pertanyaan reflektif: Bagaimanakah kasih saya terhadap keluarga saat ini, apakah semakin bertambah atau semakin memudar?
Elton menegaskan, keluarga modern yang harmonis bukan sekadar impian, tetapi dapat diwujudkan melalui kasih yang tulus, pengampunan yang nyata, dan Firman Tuhan sebagai pedoman hidup sehari-hari, pungkas Elton