Kendari — Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara memanfaatkan momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah sebagai penggerak utama dalam mendorong kebangkitan pariwisata di seluruh wilayah jazirah Sulawesi Tenggara.
Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara, Ridwan Badallah, menyampaikan bahwa libur Idul Fitri menjadi waktu strategis meningkatnya mobilitas masyarakat yang dapat berdampak langsung pada kunjungan wisata ke berbagai destinasi unggulan daerah.
“Idul Fitri adalah momentum penting. Selain mempererat silaturahmi, ini juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menjelajahi keindahan destinasi wisata yang tersebar di seluruh Sulawesi Tenggara,” ujarnya.
Sulawesi Tenggara sendiri dikenal memiliki kekayaan destinasi wisata yang beragam, mulai dari wisata bahari kelas dunia seperti Wakatobi, pesona pantai dan pulau di Konawe Kepulauan, keindahan alam Kolaka dan Kolaka Utara, hingga potensi wisata budaya dan sejarah di berbagai kabupaten dan kota.
Dinas Pariwisata mengajak masyarakat, baik lokal maupun dari luar daerah, untuk memanfaatkan momen libur lebaran dengan mengunjungi destinasi wisata di Sulawesi Tenggara, sekaligus mendukung pelaku usaha lokal dan ekonomi kreatif yang menjadi bagian penting dalam ekosistem pariwisata.
Selain itu, pemerintah juga terus mendorong kesiapan destinasi wisata melalui peningkatan kebersihan, keamanan, serta kenyamanan, agar wisatawan dapat menikmati pengalaman berwisata yang berkesan selama periode Idul Fitri.
“Dengan kekayaan alam dan budaya yang kita miliki, kami optimistis Sulawesi Tenggara akan semakin dikenal sebagai tujuan wisata unggulan, dan momentum Idul Fitri ini menjadi langkah bersama untuk menggerakkan sektor pariwisata secara lebih luas,” pungkasnya.